Mencari Ide Bisnis Yang Inovatif dengan Mudah

Manfaat bisnis plan
Manfaat bisnis plan

Mencari ide bisnis yang inovatif bagi beberapa orang khususnya  yang baru terjun di dunia usaha kadang terasa sulit. Bermunculannya pelaku usaha baru baik disadari maupun tidak, akan mendorong bagi pelaku usaha lama apalagi yang baru untuk selalu menciptakan kreatifas dan inovasi dalam menentukan ide bisnis.

Bisnis tanpa perencanaan akan memperbesar resiko kegagalan atau kebangkrutan. Karenanya untuk menghindari resiko tersebut seorang pengusaha perlu mengawalinya dengan mencari  ide bisnis yang inovatif  sekaligus bisa dieksekusi . Hali ini dilakukan agar peluang yang sudah ada didepan mata bisa dijalankan dan  bisa bertahan menghadapi persaingan.

Mencari Ide Bisnis Yang Inovatif dari Produk Lama

Apabila kita membaca majalah bisnis atau browsing di internet, maka akan kita jumpai variasi model bisnis berbasis produk dan jasa inovatif yang tampak menjanjikan. Pernahkah anda mendengar semangka kotak ? Ide semangka kotak sepintas terkesan sederhana, gila dan tidak akan mungkin terwujud. Bahkan sebagian orang berkata bisnis ini tidak akan menjanjikan. Tetapi ditangan petani jepang, ide bisnis tersebut menjadi kenyataan.

Ide  berkebun semangka kotak ala Jepang ini mulai trend pada tahun 2001. Ide bisnis yang inovatif ini tercetus tatkala para petani menghadapi keluhan pelanggan yang kesulitan dalam menyimpan semangka.  Dengan keunikan itu, harga jual semangka dipatok pada kisaran harga US$75 per buah. Tentu saja harga ini jauh lebih mahal disbanding dengan harga semangka biasa.

Keberhasilan petani Jepang ini memicu keingintahuan para petani lain, bagaimana berkebun semangka kotak ala jepang ini. Diantara mereka ada juga yang memodel dengan membuat semangka love, semangka segitiga dan jeruk kotak. Apakah meniru model seperti ini dilarang? Jika tidak melanggar paten tentu saja tidak.

Mencari  ide bisnis yang inovatif  tidak harus diartikan mencari ide baru. Walaupun inovatif sendiri mengandung pengertian memunculkan sesuatu yang baru. Ide tentang  berkebun semangka kotak sebetulnya tidak sepenuhnya baru. Apakah berkebun semangka itu sesuatu yang baru ? Tentu saja tidak, hanya saja bentuknya yang kotak tidak bulat. Cara seperti ini biasa disebut dengan intensifikasi inovasi, yaitu melakukan inovasi dengan mengembangkan produk yang sudah ada.

Mencari Ide Bisnis Yang Inovatif dengan Produk Baru

Selain dengan mengembangkan produk yang sudah ada, cara inovasi lainnya adalah dengan mencari ide bisnis yang inovatif dari sumber luar. Cara tersebut bisa bermacam-macam; akuisisi inovasi dari perusahaan lain, mengamati – meniru-memodifikasi dari produk pesaing, atau bisa juga dengan berkolaborasi dengan pihak lain untuk melakukan inovasi bersama.

  1. Akuisisi

Akuisisi dari inovasi produk dari perusahaan lain ini bisa mempercepat pertumbuhan sekaligus brand perusahaan. Sebagaimana ketika Lenovo mengakuisisi salah satu lini bisnis IBM, divisi computer personal, maka Lenovo tidak hanya sekedar mendapatkan teknologi handal PC IBM namun juga mendongkrak brand Lenovo yang identic dengan “produk cina cepat rusak”. Lenovo disaat itu juga mendapatkan  sumberdaya, pasar, pengetahuan, tacit knowledge pegawainya, dan juga “the like”.

  1. Amati – Tiru – Modifikasi

Cara mencari ide bisnis yang inovatif dari luar yang kedua adalah ATM (Amati – Tiru – Modifikasi). Cara ini lazim digunakan oleh pengusaha manapun, tidak terkecuali Steve Job. Bahkan Steve Job pernah suatu waktu mencuri ide XeroX dengan membuat Mouse pada PC Apple-nya.  ATM ini bisa dilakukan dengan mengamati ide bisnis yang sudah ada di pasaran kemudian menirunya, lalu memodifikasi  dengan memberi polesan baru, sehingga didapat nilai tambah yang lebih bagus dibanding ide sebelumnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa cara ini adalah cara murah untuk menjinakan pesaing yang ada.

Cara yang paling mudah untuk mengamati adalah dengan mengirim intelejen bisnis ke pesaing anda. Anda juga bisa juga melakukan riset dengan mengawalinya dengan melakukan analisis SWOT (Strong, Weakness, Opportunity dan Threats). Alat ini banyak digunakan oleh perusahaan diberbagai level usaha dengan memetakan point kritis untuk memformulasikan strategi bersaing.

Meniru dan memodifikasi adalah langkah lanjut dari jurus ATM. Ketika anda memutuskan meniru 100% (copas) perhatikan resiko hokum yang akan anda hadapi. Pelanggaran paten, merk, copyright, etika usaha,dll. Sehingga anda tidak selayaknya berhenti sampai di titik meniru namun harus melanjutkan ke fase modifikasi.

Modifiksi diperlukan tidak hanya sebagai siasat terhindar dari resiko hokum dan pelanggaran etika, namun juga untuk menambah kepercayaan konsumen anda. Konsumen anda akan semakin yakin bahwa produk yang mereka beli berbeda dibanding yang lain. Mereka tidak kecewa karena mendapatkan produk original yang special, mereka pun juga tidak bosan karena mendapatkan produk yang betul – betul baru.

Konsumen juga akan melihat apa yang Anda tawarkan jauh lebih segar dan baru dibanding dengan apa yang dilakukan oleh pesaing. Meskipun modifikasi membutuhkan banyak tenaga, waktu, pikiran serta dana, namun itu akan lebih mengesankan dibanding dengan pesaing. Selain juga sebagai strategi pemasaran agar nilai jual menjadi lebih tinggi lagi.

  1. Berkolaborasi dengan pesaing

Sebagaimana di dunia politik yang tidak ada kawan dan lawan abadi itu, ada kalanya pesaing didunia bisnis suatu ketika menjadi kawan yang menguntungkan. Coba perhatikan bagaimana sales mobil lebih nyaman bekerjasama dengan sales mobil dari diler lain disbanding dengan kawannya salesnya satu kantor. Umpanya saja saya agen truck hino, focus kerja saya adalah memasarkan truk hino ke perusahaan expedisi. Bagi saya, akan lebih menarik manakala saya bekerjasama dengan sales Daihatsu yang memasarkan xenia dibanding dengan teman sekantor saya yang memasarkan truk hino. Why? Karena saya bisa jualan hino sekaligus xenia. Hahahaha…

Mencari ide bisnis yang inovatif ternyata mudah bukan.. ? Ternyata kita bisa mencari dengan memperdalam atau mengembangkan ceruk pasar yang sudah ada. Kitapun juga bisa membuat produk baru baik itu dengan riset internal maupun mencari dari sumber eksternal. Pada akhirnya semua pilihan tergantung pada kemampuan yang sedang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *